Konverter Basis Bilangan
Konversi bilangan antara biner, oktal, desimal, heksadesimal, dan basis apa pun hingga 36
Tentang alat ini
Ketik sebuah bilangan dalam basis apa pun lalu baca ia serentak dalam biner, oktal, desimal, dan heksadesimal — plus basis kustom apa pun sampai 36. Awalan dipahami (0x, 0o, 0b), pengelompokan digit membuat nilai panjang enak dipindai (1111 1111 · 255 · ff), dan penunjuk panjang bit memberi tahu sekilas apakah suatu nilai muat di 8, 32, atau 64 bit.
Aritmetikanya memakai BigInt, jadi presisinya persis pada ukuran berapa pun: izin berkas, warna ARGB, alamat IP, awalan hash, dan ID basis data 64-bit semuanya terkonversi tanpa pembulatan diam-diam yang menghantam angka JavaScript biasa di atas 2⁵³.
Bilangan negatif mempertahankan tandanya di semua basis. Semuanya dihitung lokal, seketika, sambil Anda mengetik.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Bagaimana deteksi otomatis memutuskan basisnya?
- Lewat awalan: 0x berarti heksadesimal, 0o oktal, 0b biner; selebihnya diurai sebagai desimal. Digit seperti “ff” tanpa awalan itu ambigu, jadi pilihlah HEX secara eksplisit — pesan galatnya akan mengingatkan Anda.
- Apakah bilangan raksasa benar-benar persis?
- Ya — konversinya berjalan di atas BigInt, yang presisinya arbitrer. 18446744073709551615 (2⁶⁴−1) bolak-balik tetap persis; konverter berbasis pecahan akan merusaknya menjadi …551616.
- Bagaimana bilangan negatif ditampilkan dalam biner?
- Dengan tanda minus (-1010), bukan komplemen dua, karena komplemen dua menuntut lebar yang tetap. Untuk melihat pola komplemen dua, tambahkan 2ⁿ ke nilai negatif Anda sesuai lebar yang Anda pedulikan, lalu konversikan hasilnya.
- Basis 36 bisa dipakai untuk apa?
- Untuk ID yang ringkas: 0-9 ditambah a-z adalah alfabet terpadat yang tetap tak peka besar-kecil huruf dan aman untuk URL. Banyak pemendek URL dan sistem tiket mengodekan ID numerik dengan cara ini — tempel satu dan bacalah bilangan yang ada di baliknya.